top of page
Intidom Films Logo

PENCARIAN

Semua yang anda cari di Situs ini, ada disini

Menu :

Cari :

32 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Memiliki Viola 7 - Aku Akan Jadi Bayimu, Asal Kau Berhenti Menyakitiku | Intidom Films

    Memiliki Viola 7 - Aku Akan Jadi Bayimu, Asal Kau Berhenti Menyakitiku Menu : HOME Berita Filmography Profil Aktris/Talent Jelita Zahra Magda Yuan Jihaan Aziizah Producer Pencarian Berita Jelita Zahra, Jihaan Aziizah, Magda Yuan Aktris/Talent : Intidom Films kembali menghadirkan kisah mencekam melalui lanjutan cerita thriller psikologis “Memiliki Viola 7”. Film pendek ini kembali dibintangi tiga talenta utama Intidom Films: Jelita Zahra sebagai Talia Jihaan Aziizah sebagai Viola Magda Yuan sebagai Elva Dalam babak terbaru ini, penonton diajak masuk lebih dalam ke dunia kelam yang dibangun oleh obsesi, dominasi, dan perebutan kendali antara dua psikopat wanita yang terobsesi pada satu gadis yang sama: Viola. Viola Dipaksa Menjadi “Bayi” di Tangan Talia Bagian cerita terbaru dibuka dengan menampilkan kondisi Viola yang semakin memburuk di tangan Talia. Setelah berhasil menculik Viola, Talia membangun dunianya sendiri, sebuah fantasi kelam di mana Viola dipaksa hidup sebagai “bayi”, lengkap dengan aturan ketat yang tidak boleh dilanggar. Tidak ada suara. Tidak ada pembelaan diri. Tidak ada kemerdekaan gerak. Semua harus sesuai dengan imajinasi Talia, imajinasi yang semakin hari semakin tak terkendali. Bahkan cara Viola menangis pun menjadi ukuran bagi Talia untuk menentukan apakah Viola “baik” atau “nakal”. Kesalahan sekecil apa pun dapat menjadi alasan bagi Talia untuk melakukan kekerasan. Sumber internal produksi menggambarkan Talia sebagai “wanita yang memadukan kasih sayang dan amarah dalam satu wajah,” dan Jelita Zahra berhasil menampilkan karakter tersebut dengan performa yang dingin, intens, dan tak tertebak. Viola Berani Bersuara untuk Pertama Kalinya Di tengah teror yang tak kunjung berhenti, Viola akhirnya memberanikan diri untuk berbicara, sebuah tindakan yang sangat berisiko bagi keselamatannya. Dengan suara bergetar, Viola memohon kepada Talia, agar Talia berhenti memukulnya, dan bila benar-benar ingin menjadikannya “bayi”, maka perlakukanlah ia seperti bayi sungguhan, bukan objek hukuman. Viola berjanji akan menjadi bayi seperti yang diinginkan Talia, asalkan tidak lagi disakiti. Talia terkejut oleh keberanian tersebut, namun mulai melunak. Hari demi hari, Viola berusaha menyesuaikan diri, bertingkah jinak, patuh, dan melakukan semua hal yang Talia inginkan. Untuk sesaat, situasi tampak stabil, seolah hubungan obsesif itu menemukan “ritme” yang baru. Kejutan Besar: Elva Kembali dan Menculik Viola Namun ketenangan itu tidak bertahan lama. Saat Talia mulai merasa bahwa Viola benar-benar “menjadi bayi miliknya”, kejadian tak terduga menghancurkan semuanya. Elva kembali muncul. Dengan cara cepat dan kejam, Elva menculik Viola sekali lagi, merebutnya dari tangan Talia tanpa peringatan. Kedatangan Elva membuka kembali luka lama dan konflik besar antara dua psikopat wanita yang sama-sama menginginkan Viola sebagai “milik pribadi”. Kini, Talia dan Elva kembali berada di jalur benturan, dua obsesi, dua dunia gelap, dan satu korban yang terus berusaha bertahan. Film Pendek Thriller Psikologis yang Kian Intens Melalui babak terbaru ini, Intidom Films kembali menunjukkan ciri khasnya: lokasi minimalis, tensi maksimal , akting intens dari para pemeran, dan atmosfer mencekam yang menjadi identitas Intidom Films. Harmoni Gelap: Chemistry Pemain Yang Semakin Kuat Tiga aktris Intidom Films kembali memperlihatkan kemampuan akting yang matang: • Jelita Zahra (Talia) Membawa intensitas yang menakutkan namun sekaligus emosional. Raut wajah dan gestur tubuhnya menghidupkan sosok psikopat yang sulit ditebak. • Jihaan Aziizah (Viola) Memberikan performa fisik yang menguras energi dan emosional, tunduk, rapuh, namun tetap punya momen keberanian yang menyentuh. • Magda Yuan (Elva) Kehadirannya kembali memberikan nuansa misterius yang kuat. Elva adalah badai yang selalu datang tanpa tanda, tetapi dampaknya menghancurkan. Ketiga aktris ini berhasil membawa cerita ke level psikologis yang semakin dalam, menunjukkan bahwa Intidom Films bukan hanya bermain pada shock value, tetapi juga pada pembangunan karakter yang rumit. Membuat “Memiliki Viola” terus berkembang menjadi salah satu proyek paling gelap, paling emosional, dan paling menegangkan dari Intidom Films. Membuka Pintu Untuk Konflik Yang Lebih Besar Dengan berakhirnya babak ini, penonton kini menantikan lanjutan kisah Talia dan Elva, dua psikopat yang saling berebut kendali atas hidup Viola. Babak berikutnya dipastikan akan menghadirkan konflik yang jauh lebih eksplosif, penuh konfrontasi, manipulasi, dan ketegangan psikologis yang bisa membuat penonton sulit bernapas. “Memiliki Viola” bukan lagi sekadar cerita thriller; ia telah berkembang menjadi studi obsesi, bagaimana dua perempuan dengan latar emosi yang rusak menginginkan kendali penuh atas satu korban yang tak berdaya. Intidom Films kembali membuktikan kemampuannya menghadirkan film pendek yang intens, berani, dan meninggalkan kesan kuat. Sumber Film : IMDB : TMDB : Multi Referensi : Previous Next Tuesday, December 2, 2025

  • Di Tengah Dua Saudari 2 — Kedok Perkenalan Berujung Penyiksaan Psikologis | Intidom Films

    Di Tengah Dua Saudari 2 — Kedok Perkenalan Berujung Penyiksaan Psikologis Menu : HOME Berita Filmography Profil Aktris/Talent Jelita Zahra Magda Yuan Jihaan Aziizah Producer Pencarian Berita Jelita Zahra, Magda Yuan, Jihaan Aziizah Aktris/Talent : Intidom Films kembali dengan kelanjutan menegangkan dari kisah thriller psikologisnya melalui film Di Tengah Dua Saudari 2 . Masih dibintangi oleh Magda Yuan , Jelita Zahra , dan Jihaan Aziizah , film ini meneruskan kisah kelam dua kakak beradik psikopat yang kini menemukan korban baru dalam jebakan obsesinya. Sinopsis Kisah ini melanjutkan peristiwa dari film sebelumnya. Setelah insiden di taman, Nola (diperankan oleh Magda Yuan) dan Ezra (diperankan oleh Jelita Zahra) berhasil merayu Lana (diperankan oleh Jihaan Aziizah) untuk datang berkunjung ke rumah mereka. Awalnya, semua tampak biasa saja. Lana dengan polosnya mulai membuka diri dan curhat tentang kehidupannya bersama sang ibu, sebuah momen tenang yang memperlihatkan sisi lembut Nola dan Ezra. Namun, ketenangan itu hanyalah topeng yang telah direncanakan dari obsesi berbahaya yang perlahan muncul di antara dua saudari tersebut. Ketika waktu pulang tiba, Lana justru di tangkap oleh mereka. Nola dan Ezra sepakat, meski dengan cara pandang yang berbeda, tetapi dalam pikiran mereka bahwa Lana terlalu berharga untuk dilepaskan. Lana bukan lagi tamu, melainkan “mainan” baru dalam dunia obsesif mereka yang kelam dan menyesakkan. Gaya Cerita dan Produksi Di Tengah Dua Saudari 2 mempertahankan gaya khas Intidom Films dengan sentuhan psikologis yang kuat dan penceritaan yang minimalis: Konflik karakter yang dalam , memperlihatkan dinamika kakak beradik yang penuh obsesi. Lokasi syuting di ruang tertutup , menghadirkan suasana klaustrofobik yang mencerminkan perasaan terperangkap sang korban. Dialog yang tenang namun berlapis makna , membuat setiap percakapan terasa seperti perang batin tersembunyi. Sinematografi yang intim dan mencekam , menyoroti perubahan emosi karakter dari kelembutan menjadi kegelapan. Mengapa Film Ini Layak Ditonton Kisah psikologis yang terus berkembang, menelusuri sisi manipulatif dua wanita psikopat yang bersembunyi di balik wajah manis. Aktor dengan karakter kuat, Magda Yuan dan Jelita Zahra menampilkan chemistry yang intens, sementara Jihaan Aziizah membawa kepolosan yang tragis. Ketegangan perlahan meningkat , dari suasana hangat menjadi pengekangan emosional yang menyesakkan. Cerminan relasi beracun, menunjukkan bagaimana kontrol dan cinta bisa berubah menjadi bentuk kekerasan psikologis paling ekstrem. Sumber Film : IMDB : TMDB : Multi Referensi : https://www.kompasiana.com/intidomfilms3758/691b940ced64154aad31dec2/di-tengah-dua-saudari-2-perkenalan-manis-yang-berujung-mimpi-buruk https://medium.com/@intidomfilms/di-tengah-dua-saudari-2-when-kindness-becomes-a-mask-for-emotional-hunger-76233ba4dcbe Previous Next Sunday, November 2, 2025

  • Jihaan Aziizah | Intidom Films

    Jihaan Najlaa Aziizah, (lahir di Balikpapan, 19 Januari 2008) adalah Aktris/Talent muda asal Indonesia yang dikenal melalui penampilannya di berbagai film pendek produksi Intidom Films. Tidak seperti Jelita Zahra dan Magda Yuan yang telah debut sejak film pertama kanal tersebut, Jihaan baru bergabung sebagai pendatang baru pada film kedelapan Intidom Films yang berjudul Memiliki Viola. AKTRIS / TALENT Disini adalah Biography Aktris/Talent Intidom Films Menu : HOME Berita Filmography Profil Aktris/Talent Jelita Zahra Magda Yuan Jihaan Aziizah Producer Pencarian Berita Jihaan Aziizah Jihaan Najlaa Aziizah , (lahir di Balikpapan, 19 Januari 2008) adalah Aktris/Talent muda asal Indonesia yang dikenal melalui penampilannya di berbagai film pendek produksi Intidom Films. Tidak seperti Jelita Zahra dan Magda Yuan yang telah debut sejak film pertama kanal tersebut, Jihaan baru bergabung sebagai pendatang baru pada film kedelapan Intidom Films yang berjudul Memiliki Viola. Karier Jihaan memulai debut aktingnya pada tahun 2025 saat perilisan Memiliki Viola dan sejak itu kerap dipercaya lebih sering memerankan karakter yang menjadi korban dalam film-film bergenre thriller di Intidom Films. Meski begitu, Jihaan juga terkadang menunjukkan kemampuannya dengan mengambil peran berbeda, yaitu sebagai gadis psikopat dengan karakter yang Childish (kekanak-kanakan), memberikan warna unik pada film-film yang dibintanginya. Gaya Acting Ciri khas akting Jihaan Aziizah antara lain: Mampu mengekspresikan karakter korban dengan kuat, menghadirkan empati penonton. Sesekali memerankan karakter psikopat yang childish dengan nuansa polos namun mengganggu. Fleksibel dalam mengeksplorasi peran di film pendek bergenre thriller. Snapshot Profil Lain: Jelita Zahra Magda Yuan

  • Di Tengah Dua Saudari 3 - Antara Kedekatan dan Penguasaan | Intidom Films

    Di Tengah Dua Saudari 3 - Antara Kedekatan dan Penguasaan Menu : HOME Berita Filmography Profil Aktris/Talent Jelita Zahra Magda Yuan Jihaan Aziizah Producer Pencarian Berita Jelita Zahra, Magda Yuan, Jihaan Aziizah Aktris/Talent : Setelah sempat ditarik dari peredaran karena pelanggaran kebijakan YouTube, film pendek “Di Tengah Dua Saudari 3” akhirnya tayang kembali dalam versi revisi pada 21 Oktober 2025 . Film produksi Intidom Films ini sebenarnya telah dirilis pertama kali pada 10 September 2025 , namun harus melalui proses revisi untuk memastikan seluruh kontennya tetap sesuai dengan pedoman platform tanpa mengurangi esensi ceritanya yang intens dan menegangkan. Disutradarai oleh Eka Sona , film ini melanjutkan kisah dari dua saudari psikopat yang kembali menghadapi konflik batin dan obsesi mereka terhadap sang korban. Dengan atmosfer dan dialog penuh tekanan psikologis, serta lokasi minimalis khas Intidom Films, “Di Tengah Dua Saudari 3” menghadirkan ketegangan yang semakin matang dibanding dua bagian sebelumnya. Kisahnya memperlihatkan dinamika antara dua saudari yang saling bertentangan dalam cara mereka memperlakukan korban, menciptakan ketegangan emosional yang kuat antara dominasi dan rasa memiliki. Nuansa ini menjadi ciri khas utama dari film-film Intidom Films, menghadirkan psikodrama dengan sentuhan thriller yang intens namun tetap artistik. Film ini dibintangi oleh Magda Yuan , Jelita Zahra , dan Jihaan Aziizah , tiga aktris utama Intidom Films yang kembali memperlihatkan performa akting mendalam dan ekspresif. Kolaborasi mereka menciptakan suasana claustrophobic yang menggambarkan tekanan psikologis dengan sangat kuat, meskipun dalam ruang dan dialog yang terbatas. Versi revisi ini merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya, dengan pengeditan yang lebih halus, pacing yang lebih seimbang, serta beberapa penyesuaian adegan untuk menjaga intensitas tanpa melanggar aturan platform. Sinopsis Malam pertama Lana di kamar itu tidak pernah ia bayangkan. Ia harus tidur bersama Nola dan Erza dalam suasana yang penuh ketidakpastian. Saat pagi tiba, kedua wanita itu mengajaknya menjalani sebuah kebiasaan unik, serangkaian kalimat khusus yang harus diucapkan berulang sebagai bentuk kedekatan. Seiring waktu, Lana mulai menyadari bahwa kehidupannya kini berada di bawah pengaruh dua sosok yang menganggapnya bagian dari dunia mereka sendiri. Perlahan, batas antara kedekatan dan penguasaan mulai memudar, membuat Lana terjebak dalam dinamika yang tak mudah dilepaskan. Mengapa Layak Ditonton? Intensitas Psikologis yang Kuat Film ini menampilkan hubungan emosional penuh tekanan yang membuat penonton terus bertanya-tanya apa yang akan terjadi berikutnya. Lokasi Minimalis, Atmosfer Maksimal Keterbatasan ruang justru memperkuat rasa terkurung dan ketegangan yang dibangun sepanjang cerita. Adu Akting yang Dinamis Tiga pemeran utama, Magda Yuan, Jelita Zahra, dan Jihaan Aziizah, menampilkan chemistry yang kuat sekaligus konfrontatif. Tema Kedekatan yang Gelap Menjelajahi sisi gelap ikatan manusia, di mana cinta dapat berubah menjadi kontrol, dan kepercayaan dapat menjadi senjata. Sumber Film : IMDB : TMDB : Multi Referensi : https://www.kompasiana.com/intidomfilms3758/691e62bbc925c450d634a402/di-tengah-dua-saudari-3-antara-kedekatan-dan-penguasaan https://medium.com/@intidomfilms/di-tengah-dua-saudari-3-when-closeness-turns-into-control-c62a150e4cf8 Previous Next Tuesday, November 4, 2025

  • Memiliki Viola 5 – Gadis Ini Dilatih dan Didoktrin untuk Menjadi Bayi | Intidom Films

    Memiliki Viola 5 – Gadis Ini Dilatih dan Didoktrin untuk Menjadi Bayi Menu : HOME Berita Filmography Profil Aktris/Talent Jelita Zahra Magda Yuan Jihaan Aziizah Producer Pencarian Berita Jelita Zahra, Jihaan Aziizah Aktris/Talent : Intidom Films kembali menghadirkan lanjutan kisah tergelap dari universe “Memiliki Viola.” Dalam chapter terbaru berjudul “Memiliki Viola 5”, penonton kembali dibawa memasuki dunia psikologis penuh penyimpangan yang menjerat seorang gadis bernama Viola. Kisah ini merupakan lanjutkan dari film “Memiliki Viola 4,” meneruskan jejak teror antara obsesi, dominasi, dan kehilangan jati diri. Sinopsis Setelah keberhasilan Talia (Jelita Zahra ) menyingkirkan Elva, sahabat musuh sekaligus rivalnya dalam menguasai Viola (Jihaan Aziizah ), ia akhirnya memiliki apa yang selalu ia inginkan yaitu Viola, sepenuhnya untuk dirinya. Dengan tidak ada lagi yang bisa menghalangi, Talia kini mulai membangun dunianya sendiri, dunia di mana Viola harus hidup bukan sebagai manusia dewasa, melainkan sebagai bayi yang patuh, bergantung pada Talia di setiap aspek hidupnya. Setiap hari, Talia menyusun aturan-aturan baru: Apa yang boleh dimakan, Bagaimana cara berjalan, Cara bicara, Bahkan cara berpikir. Tidak ada ruang bagi Viola untuk menentukan hidupnya sendiri. Kebebasan bukan lagi miliknya. Kepatuhan adalah satu-satunya bahasa yang harus ia kuasai. Seiring waktu, Viola tak hanya menjalani aturan itu, dia dilatih, dibentuk, dan didoktrin hingga kejiwaannya perlahan menyerupai bayi sungguhan. Tanpa otonomi. Tanpa suara. Hanya menjadi “milik Talia.” Ibu untuk Viola selamanya. Atmosfer Dark – Psychological “Memiliki Viola 5” menyoroti sisi psikologi tergelap,bagaimana manipulasi ketat dan isolasi perlahan dapat menghancurkan jati diri seseorang dan membenamkannya dalam realitas yang dibentuk oleh orang lain. Film ini mengajak penonton menyaksikan dinamika yang mencekam, hubungan antara pelaku dan korban yang melampaui batas, hingga mencapai obsesi kepemilikan total. Dengan ruang minimal dan kedekatan intim antara dua karakter utama, rasa terjebak dan tak berdaya menjadi elemen paling dominan. Mengapa Wajib Di Tonton ✅ Psikologis ekstrem & manipulasi yang mencekam ✅ Kedalaman karakter Talia & transformasi Viola ✅ Atmosfer intens di ruang terbatas ✅ Ketegangan yang dibangun perlahan namun memukul keras ✅ Kelanjutan kisah yang semakin gelap & personal Sumber Film : IMDB : TMDB : Multi Referensi : https://www.kompasiana.com/intidomfilms3758/69471b92c925c41c3b6d1a72/memiliki-viola-5-wanita-ini-menculik-gadis-untuk-melatih-dan-mendoktrinnya-untuk-menjadi-bayi Previous Next Monday, November 10, 2025

  • Jelita Zahra | Intidom Films

    Jelita Zahra Wibisono, (lahir di Balikpapan, 10 Agustus 2007) adalah seorang Aktris/Talent dan konten kreator asal Indonesia. Ia dikenal melalui perannya dalam berbagai film pendek bergenre thriller intimidasi dan dominasi yang ditayangkan di kanal YouTube Intidom Films. Gaya aktingnya yang khas, dengan ekspresi tajam, keras, dan intens, membuatnya menonjol di kalangan penikmat film pendek independen. AKTRIS / TALENT Disini adalah Biography Aktris/Talent Intidom Films Menu : HOME Berita Filmography Profil Aktris/Talent Jelita Zahra Magda Yuan Jihaan Aziizah Producer Pencarian Berita Jelita Zahra Jelita Zahra Wibisono, (lahir di Balikpapan, 10 Agustus 2007) adalah seorang Aktris/Talent asal Indonesia. Ia dikenal melalui perannya dalam berbagai film pendek bergenre thriller intimidasi dan dominasi yang ditayangkan di kanal YouTube Intidom Films. Gaya aktingnya yang khas, dengan ekspresi tajam, keras, dan intens, membuatnya menonjol di kalangan penikmat film pendek independen. Karier Jelita mulai aktif di dunia hiburan sejak tahun 2024, dengan judul Film "Makanlah, Bella..!!" Setelah itu, ia terus terlibat dalam pembuatan film-film pendek bergenre thriller, dominasi, dan intimidasi, yang menjadi ciri khas kanal Intidom Films. Melalui karakter yang diperankannya, Jelita berhasil menghadirkan nuansa tegang dan penuh emosi yang menarik perhatian penonton. Gaya Akting Ciri khas akting Jelita adalah: Ekspresi wajah yang tajam dan emosional. Membawakan karakter dengan intensitas tinggi. Berani mengeksplorasi peran dengan nuansa "keras" dan "gila". Sering memerankan tokoh yang berada dalam situasi ekstrem. Snapshot Profil Lain: Magda Yuan Jihaan Aziizah

  • Memiliki Viola 4 - Satu Korban Diperebutkan Dua Wanita Psikopat | Intidom Films

    Memiliki Viola 4 - Satu Korban Diperebutkan Dua Wanita Psikopat Menu : HOME Berita Filmography Profil Aktris/Talent Jelita Zahra Magda Yuan Jihaan Aziizah Producer Pencarian Berita Jelita Zahra, Magda Yuan, Jihaan Aziizah Aktris/Talent : Film ini membawa hubungan antara dua wanita psikopat, Elva dan Talia, ke titik paling brutal dalam perebutan mereka terhadap satu korban bernama Viola. Sinopsis Elva (diperankan oleh Magda Yuan ) dan Talia (diperankan oleh Jelita Zahra) adalah dua wanita dengan obsesi yang sama, keduanya ingin memiliki Viola (diperankan oleh Jihaan Aziizah ). Namun cara mereka menunjukkan “cinta” sangat berbeda, dan sama-sama berbahaya. Elva terobsesi menjadikan Viola sebagai kucing peliharaan, sementara Talia memperlakukan Viola layaknya bayi miliknya sendiri. Konflik yang bermula dari obsesi itu memuncak ketika Elva akhirnya mengetahui bahwa Talia-lah yang selama ini merebut Viola darinya. Pertengkaran hebat pun tak terhindarkan. Dua wanita gila itu saling menyerang demi memperebutkan siapa yang paling pantas “memiliki” Viola. Ironisnya, di tengah pertarungan itu, Viola sebenarnya punya kesempatan untuk melarikan diri, namun rasa takut yang begitu kuat membuatnya tetap terperangkap. Ia hanya bisa menyaksikan dua penculiknya bertarung, sambil berharap segalanya segera berakhir. Ketika pertarungan usai, keputusan mengejutkan terjadi, Elva dan Talia memutuskan untuk hidup bersama, memelihara Viola sesuai obsesi mereka masing-masing. Elva tetap memperlakukan Viola sebagai hewan peliharaan, sementara Talia menjadikannya bayi yang harus selalu bergantung padanya. Namun kebersamaan itu tidak bertahan lama. Rasa memiliki yang berlebihan membuat Talia tak tahan terlalu lama untuk berbagi. Dalam keheningan rumah yang mereka tinggali bersama, Talia akhirnya memutuskan satu hal, Elva harus mati, agar Viola menjadi miliknya sepenuhnya. Mengapa Layak Ditonton Konflik Unik: Jarang ada film thriller yang berfokus pada dua wanita psikopat dengan obsesi berbeda terhadap satu korban. Eksperimen Psikologis: Film ini menantang persepsi penonton tentang kasih sayang, kepemilikan, dan batas kemanusiaan. Kualitas Akting: Kolaborasi antara Magda Yuan dan Jelita Zahra menghadirkan chemistry yang kuat, intens, dan realistis. Karya Asli Indonesia: Dibuat oleh rumah produksi independen Intidom Films , film ini membuktikan bahwa film pendek lokal bisa tampil berani dan orisinal di genre thriller psikologis. Gaya Cerita yang Khas Memiliki Viola 4, tetap mempertahankan gaya khas Intidom Films : Lokasi terbatas, namun intensitas tinggi. Fokus pada ekspresi dan atmosfer. Penyutradaraan yang menonjolkan ketegangan psikologis daripada kekerasan fisik. Dengan konsep minimalis ini, film terasa seperti “drama ruang tertutup” yang sagat terisolasi. Setiap tatapan dan gerak karakter membawa rasa emosional yang membuat penonton seperti ikut merasakan. Sumber Film : IMDB : TMDB : Multi Referensi : https://www.kompasiana.com/intidomfilms3758/6918e82434777c74ee1aa7c2/memiliki-viola-4-duel-obsesif-dua-wanita-psikopat-berebut-satu-korban https://medium.com/@intidomfilms/memiliki-viola-4-a-psychological-battle-between-two-obsessed-women-ab508eb051a8 Previous Next Friday, October 31, 2025

  • Magda Yuan | Intidom Films

    Magda Yuan Tanti Kalistya, (lahir di Balikpapan, 26 November 2007) adalah Aktris/Talent dan Penari asal Indonesia yang dikenal melalui perannya dalam berbagai film pendek bergenre thriller intimidasi dan dominasi yang tayang di kanal YouTube Intidom Films. Gaya aktingnya yang khas, perpaduan ekspresi lembut, keibuan, namun menyimpan sisi psikopat yang intens, membuatnya menonjol di kalangan penikmat film pendek independen. AKTRIS / TALENT Disini adalah Biography Aktris/Talent Intidom Films Menu : HOME Berita Filmography Profil Aktris/Talent Jelita Zahra Magda Yuan Jihaan Aziizah Producer Pencarian Berita Magda Yuan Magda Yuan Tanti Kalistya , (lahir di Balikpapan, 26 November 2007) adalah Aktris/Talent dan Penari asal Indonesia yang dikenal melalui perannya dalam berbagai film pendek bergenre thriller intimidasi dan dominasi yang tayang di kanal YouTube Intidom Films. Gaya aktingnya yang khas, perpaduan ekspresi lembut, keibuan, namun menyimpan sisi psikopat yang intens, membuatnya menonjol di kalangan penikmat film pendek independen. Karier Magda Yuan mulai aktif syuting sejak tahun 2024, dengan Judul Film, "Makanlah, Bella..!!" Setelah itu, ia banyak terlibat dalam pembuatan film-film pendek bergenre thriller, dominasi, dan intimidasi lainnya yang menjadi ciri khas Intidom Films. Melalui peran-perannya, Magda berhasil menghadirkan karakter psikopat yang menyiksa korbannya dengan kelembutan, menghadirkan kesan yang mengganggu namun memikat penonton. Sebelum terjun ke dunia akting, Magda Yuan sudah memiliki bakat seni sejak kecil. Ia aktif di dunia tari sejak duduk di bangku kelas 3 SD (sekitar tahun 2017), khususnya dalam seni tari Jawa. Gaya Acting Ciri khas akting Magda Yuan antara lain: Ekspresi wajah yang lembut dan keibuan. Membawakan karakter yang menyiksa korbannya dengan kelembutan, sehingga merusak mental korban secara perlahan. Berani mengeksplorasi peran dengan nuansa "lembut" namun sedikit "gila". Sering memerankan tokoh yang berada dalam situasi yang membingungkan dan penuh ketegangan. Snapshot Profil Lain: Jihaan Aziizah Jelita Zahra

bottom of page